Rematik

Rematik merupakan penyakit yang dapat berujung pada bahaya karena ketika telah mencapai tingkat kronisnya rematik dapat menjadi salah satu penyebab kelumpuhan pada anggota gerak pada tubuh penderita.

Penyebab rematik sampai saat ini belum diketahui, namun diduga dipicu oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk kerentanan genetik, infeksi virus atau perubahan hormon. Perempuan lebih mungkin terkena penyakit rematik dibandingkan laki-laki. Pada wanita yang sudah terkena rematik, kehamilan dan menyusui dapat memperburuk kondisinya.

rematikGambar 1 : Contoh rematik di jari tangan

NYERI-REMATIKGambar 2 : Contoh rematik pada sendi lutut

Penyakit rematik atau yang dalam bahasa medisnya disebut rheumatoid arthritis (RA) adalah peradangan sendi kronis yang disebabkan oleh gangguan autoimun. Gangguan autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh yang berfungsi sebagai pertahanan terhadap penyusup seperti virus, bakteri, dan jamur, keliru menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri.

Rematik sering disebut dengan rheumatismos, rheumatism, reumatik atau rematik yang secara sederhana bisa diartikan sebagai kondisi kerusakan sendi akibat tidak lancarnya proses perbaikan secara terus-menuers dalam sendi tersebut.

Keadaan tersebut akan semakin parah dengan hadirnya cairan yang dianggap jahat (mukus) yang mengalir dari otak sndi dan struktur lain di dalam tubuh. Karenanya, para ahli keodkteran memasukkan penyakit ini dalam kelompok penyakit pada sendi atau reumatologi.

Dalam istilah kedokteran ini pula, rematik lebih sering disebut dengan keadaan yang selalu disertai rasa nyeri dan kaku pada sistem tulang otot (muskuloskeletal) dan terjadinya penyakit pada jaringan ikat (connective tissue). Bisa juga dikatakan sebagai penyakti yang menyerang sendi, otot dan jaringan tubuh.

Rematik memiliki tiga keluhan utama yaitu nyeri di bagian sndi dan alat gerak, terasa kaku dan lemah. Keluhan tersebut disertai dengan tiga tanda yaitu sendi bengkak, otot lemah dan gangguan otak.

Sekitar 90% penderita rematik adalah orang yang berusia di atas 60 tahun. Jika usia kita telah melewati 50 tahun, sebaiknya jangan terlalu banyak melakukan aktivitas yang membebani anggota badan. Penderita rematik yang berbadan gemuk sebaiknya menurunkan berat badan agar beban lutut tidak terlalu berat.

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Dan Ciri Sakit Rematik

Gejala Dan Ciri Sakit Rematik – Penyakit rematik sangat berhubungan erat dengan asam urat, biasanya penyakit rematik timbul karena adanya kadar asam urat yang tidak terkontrol selain itu karena faktor kesehatan dan usia.

gejala dan ciri penyakit rematik

gejala dan ciri sakit rematik

Pada setiap orang gejala rematik yang dirasakan berbeda-beda. Berikut ini adalah gejala umum dari gejala rematik :

1. Kekakuan sendi di pagi hari.

Kaku pada persendian lebih dirasakan pada pagi hari dan berlangsung kurang lebih sampai 1 jam, biasanya sering dirasakan pada penderita asam urat karena berbeda dengan kekakuan dari rematik osteoartritis yang biasanya menghilang dalam setengah jam

2. Pembengkakan dan nyeri sendi.

Bila sering merasakan nyeri bisa berakibat pembengkakan pada sendi, bila disentuh akan terasa ngilu dan sakit. Namun rasa nyeri dirasakan berbeda dengan sendi sisi kanan atau kiri biasanya pada tangan dan kaki.

3. Adanya benjolan atau Nodul

Sekitar 20 % yang mempunyai rematik, biasanya seseorang merasakan adanya suatu benjolan atau dalam bahasa medis disebut dengan Nodul. Akibat peradangan pada pembuluh darah kecil yang berada di bawah kulit. Besarnya benjolan ini sebesar biji kacang hijau atau sedikit lebih besar terletak di dekat persendian. Benjolan tersebut akan terus terbentuk sejalan dengan jika adanya penyakit lain.

4. Penumpukan cairan.

Adanya penumpukan cairan terutama pada pergelangan kaki bagian lutut belakang memiliki banyak cairan dan cairan yang sering menumpuk pada lutut disebut Kista Baker. Kista pada rematik seperti tumor atau bentuk bola kecil atau seperti kerikil dan terkadang jatuh sampai ke bawah pada betis dan menyebabkan rasa pegal dan sakit. Kista baker juga dapat dialami oleh seseorang yang tidak memiliki rematik. Biasanya karena rasa lelah yang berat.

Selain gejala diatas, rematik juga bisa ditandai dengan adanya gejala seperti flu, sering kelelahan, penurunan berat badan dan nafsu makan yang drastis, usia diatas 40 tahun, riwayat penyakit lainnya.

Rematik merupakan penyakit menahun dan sistematik, namun tidak terlalu berbahaya apabila diketahui sejak dini dengan melakukan pencegahan dan pengobatan. Penyakit rematik jika dibiarkan akan menjadi kecacatan permanen di persendian bahkan dapat menimbulkan stroke ringan.

Gejala Dan Ciri-ciri Sakit Rematik, adalah :

1. Sakit atau radang bahkan bengkak di bagian persendian pergelangan jari, tangan, kaki, lutut, bahu/pundak, pinggang, punggung dan leher

2. Sakit rematik dapat berpindah-pindah tempat pada setiap persendian.

3. Perubahan cuaca. Biasanya penyakit rematik akan kambuh pada saat cuaca dingin hal pertama yang dirasakan sering kesemutan pada bagian kaki, linu pada bagian tulang betis. Disarankan untuk penderita rematik maupun asam urat menghindari konsumsi sayuran seperti : bayam, kangkung, makanan yang menggunakan kelapa, mengurangi konsumsi gula.

4. Sakit Rematik semakin lama akan semakin berat.

Rematik seiring bertambahnya usia akan dirasakan semakin berat dan sering timbul hal ini dikarenakan adanya perubahan hormon .

Gejala Dan Ciri Sakit Rematik

Posted in Rematik | Leave a comment

Pengobatan Rematik Tradisional

Pengobatan Rematik Tradisional – Penyakit rematik memang tidak dapat disembuhkan secara total, namun ada banyak cara untuk mencegah penyakit rematik dan meminimalisir rasa sakit pada persendian pada penyakit rematik, diantaranya adalah :

rematik

rematik

1. jalan kaki

Melakukan olahraga kecil seperti berjalan kaki tanpa alas kaki, atau pada taman di sekitar perumahan anda yang menyediakan tempat untuk berolahraga biasanya pada taman tersedia jalan setapak berkerikil untuk olahraga para manula, orang penderita stroke, asam urat dan rematik. Lakukan olahraga ringan tersebut minimal 30 menit 2-3 kali seminggu, guna membantu mengembalikan fungsi dari kerja otot pada kaki, tulang persendian pada seluruh bagian kaki, membakar lemak dan kadar asam urat berlebih pada darah, dan memperlancar sirkulasi darah.

2. Mengkonsumsi buah dan sayur

Anda dapat mengkreasikan dalam menyajikan buah agar lebih terasa segar, seperti :

– Jus buah semangka. Dengan segelas jus buah semangka tanpa biji di pagi dan malam hari dapat membantu mendorong keluarnya asam urat dan mencegah rematik. Tidak perlu di tambah gula. Jika anda mempunyai penyakit diabetes sebaiknya ditambah dengan minum air putih sebanyak-banyaknya setelah minum segelas jus semangka.

– Alpukat. Anda pasti sudah sangat mengenal buah satu ini dengan rasa yang manis, buah yang lembut. Buah ini banyak digemari berbagai usia. Alpukat juga kerap kali dgunakan para produsen kosmetik untuk bahan campuran produksi kosmetika. Alpukat sangat kaya akan Vitamin A, E dan lemak nabati yang baik bagi kulit, menghilangkan kerutan di wajah dan memberikan kelembaban. Selain itu lemak nabati yang terkandung dalam alpukat mampu memberi stimulasi dan lubrikasi secara alami untuk persendian tulang seperti leher, pergelangan tangan, pinggul, lutut, kaki dan pergelangan kaki.  Lemak nabati yang terkandung mampu memberikan lubrikasi secara alami pada persendiaan tulang seperti leher, siku, pergelangan tangan, pinggul, lutut, dan pergelangan kaki

– Strawbery. Dibuat jus segar dapat ditambahkan dengan sedikit gula untuk meminimalisir rasa asam. Strawbery banyak mengandung vitamin A, dan C, selain dapat memberikan kesegaran, strawbery bermanfaat bagi pria sebagai penambah stamina dan gairah seksual. Untuk rematik disarankan tidak menggunakan banyak gula atau tambahan lainnya. Minum jus strawbery minimal 1 gelas sehari.

– Apel.  Konsumsi apel yang di fermentasi setengah cangkir 2x sehari akan membantu penyembuhan rematik.

– Asparagus.  Zat dalam asparagus dapat menghancurkan asam oksalat dalam ginjal dan dalam jaringan otot. Maka asparagus dapat menolong penderita rematik dan radang syaraf.

Ada beberapa jenis ramuan lain yang dapat di gunakan untuk mengobati penyakit rematik. Berikut ini cara meracik ramuan dari tanaman herbal untuk penyakit rematik :

1. Ramuan 1

Bahan – bahan yang diperlukan :

– Setengah genggam daun gandarusa, 5 lembar daun kecubung ulung, 5 jari lempuyang emprit, 2 jari bangle, 3 jari jahe, dan seperempat gelas beras.

Cara membuat :

– Rendam beras dalam air selama 3 jam. Semua bahan di cuci dan di tumbuk bersama dengan beras hingga lembut. Campuran bahan yang telah di tumbuk ini bisa di gunakan sebagai parem.

Cara memakai :

– Oleskan di bagian yang sakit hingga rasa sakitnya berkurang atau hilang.

2. Ramuan 2

Bahan – bahan yang diperlukan :

– Setengah genggam daun kumis kucing, 3 batang pohon meniran beserta akarnya, 2 jari jahe, dan 7 lembar daun murbei yang setengah tua.

Cara membuat :

– Semua bahan di cuci bersih. Jahe di kupas dan di memarkan. Rebus semua bahan dengan 5 gelas air dan biarkan airnya sampai tersisa 3 gelas. Setelah itu, airnya di dinginkan dan di saring.

Cara memakai :

– Di minum 3 kali sehari dengan dosis setengah gelas sekali minum. Jika di konsumsi secara teratur, dalam waktu 2 minggu, gejala rematik sudah bisa mereda.

3. Ramuan 3 ( untuk pengobatan rematik yang disertai rasa nyeri )

Bahan – bahan yang diperlukan :

– 15 gran jahe merah, 30 gram akar beluntas, dan 20 gram temulawak.

Cara membuat :

– Semua bahan ramuan di cuci hingga bersih, lalu di rebus dengan 600 ml air hingga tersisa 300 ml saja. Air rebusannya di saring.

Cara memakai :

– Di minum 2 kali sehari secara teratur, di minum selagi hangat.

4. Ramuan 4

Bahan – bahan yang diperlukan :

– 1 sendok teh ramuan mahkota dewa instan.

Cara membuat :

– Ramuan mahkota dewa instan berbahan baku bagian kulit dan daging buah mahkota dewa yang sudah benar-benar matang, di rebus dengan air secukupnya, lalu air rebusannya di tambahkan gula agar rasanya tidak pahit. Biarkan terus campuran tersebut di atas api yang kecil, hingga tidak berbusa lagi. Setelah itu, di aduk-aduk sampai campuran mengkristal dan kering. Ayak Kristal yang sudah dingin dan untuk kristal yang masih berukuran besar di tumbuk hingga halus.

Cara memakai :

– Kristal yang sudah halus di seduh dengan air panas. Di minum 2 kali sehari selama 1 bulan.

Namun jika anda merasa repot dan sukar untuk membuat racikan ramuan herbal sendiri, anda dapat membeli obat herbal yang aman tanpa samping yang banyak ditawarkan produsen obat-obat herbal. Mengkonsumsi herbal tidak akan membawa pengaruh efek samping negatif pada tubuh anda dibanding terus mengkonsumsi obat dokter.

Pengobatan Rematik Tradisional

Posted in Rematik | Leave a comment

Penyakit Rematik

Penyakit rematik – penyakit osteoarthritis, rheumatoid arthritis, sindrom sjogren, ankylosing spondylitis dan lupus merupakan macam penyakit rematik yang hanya sebagian saja kami sebutkan. Jika kita telat dalam melakukan tindakan yang berhubungan dengan penyakit ini, bisa parah dan fatal yang semulanya penyakit ini dikategorikan termasuk penyakit yang kecil. Yang dapat diobati dengan mudah dan bahkan sembuhnya akan cepat. sebenarnya penyakit apa saja bisa berbahaya walaupun penyakit itu ringan. Namun semua ini ada jalan keluarnya, yang menggunakan obat dari tumbuhan atau tanaman. Seperti daun seledri. Pasti kalian semua tahu bentuk rupanya daun seledri. Membuat ramuan dengan daun seledri cukup simple yang hanya ditumbuk dan kemudian ditambahkan dengan air hangat.

rematik sakit

Sebelum lebih lanjut membahasnya, kami akan menjelaskan mengenai pengertiannya, penyebab, gejala, pencegahan dan larangan larangannya. Rematik adalah penyakit dimulai dengan rasa sakit di sendi sendi, bahkan jika sudah kronis akan menyebabkan susah berjalan. Gejala dan penyebab akan kami beritahu di paragraf paling akhir. Pantangan yang tidak boleh dilakukan berupa makanan yang memicu terjadinya penyakit obesitas. Penyakit ini umumnya bisa datang, oleh ulah kita sendiri. Mengapa dikatakan demikian?. Ada beberapa jenis penyakit yang dapat terjadi oleh diri Anda, yang diakibatkan dengan kegiatan kita atau makanan yang kurang diperhatikan. Dan penyakit rematik salah satunya.

Gejala penyakit rematik 

Sebelum kita membahas penyebab rematik, alangkah bagusnya bila kita mengetahui terlebih dahulu mengenai gejala penyakit rematik.

  • Peradangan dibagian sendi

Sendi sendi yang terdapat di dalam tubuh sangat banyak letaknya. Diantaranya pergelangan tangan, punggung dan pinggang. Bagian bagian inilah yang mudah terserang peradangan atau sebut saja pembengkakan. Semua ini nominasi dari gejala penyakit rematik yang nantinya akan dialaminya. Masih banyak lagi tanda tanda atau ciri ciri jika timbul rematik yang bisa kalian lihat pada internet. Penyakit ini dapat dikaitkan dengan penyakit asam urat, gout dan encok. Yang sama sama menyerang pada bagian persendian. Apabila tidak ingin mengalami kejadian ini, hindarilah penyebabnya yang dapat memicu rematik datang.

  • Sendi sendi pada kaku

Jika kita mengalami rasa kaku dibagian sendi sendi kita harus bisa melakukan pengatasian dengan tepat. Yaitu dengan menggunakan obat obatan atau juga bisa melakukan pengurutan dengan minyak urut. Gejala penyakit rematik yang nantinya juga akan mengalami hal ini. kita tidak boleh membiarkan sendi itu menjadi kaku. Karena bahaya sekali jika hal ini terjadi. Yang bisa membuat tubuh tidak bisa digerakkan seperti sebelumnya.

  • Panas pada sendi

Rasa terbakar atau panas di daerah sendi yang mengalami rematik itu sudah menjadi bagian dari ciri ciri atau gejala penyakit rematik yang akan datang. Berwaspadalah diri terhadap diri kalian yang sudah memiliki penyakit ini. secara tidak sadar penyakit ini akan timbul dengan sendirinya yang tidak diduga duga. Oleh sebab itu, perhatikan diri Anda dan jagalah tubuh apalagi makanan yang sehari hari dikonsumsi. Makanan itulah penyebab terbesar dari rematik.

  • Timbul kemerahan disendi

Warna merah yang terjadi dibagian sendi adalah tanda tanda penyakit rematik. Apabila tiba tiba mengalami seperti ini, kalian harus bergegas untuk segera mengatasinya, agar tidak menimbulkan keparahan. Bukan hanya sendi saja, tetapi bagian otot pun akan mengalami hal yang serupa.

Penyebab penyakit rematik 

Setelah kita membahas tentang gejala, ciri ciri atau tanda tandanya. Berikut penyebab penyakit rematik yang akan kami infokan untuk Anda.

  • Kelebihan berat badan

Berat badan yang berlebih atau sama dengan obesitas atau kegemukan adalah penyakit yang terjadi akibat makanan dan pola hidup yang tidak teratur. Dari segi makanan, seperti makanan yang lemak tinggi, manis, asin dan sebagainya merupakan penyebabnya. Bukan orang dewasa saja yang mengalaminya, tetapi anak anak pun bisa. Ada sisi buruknya dari obesitas ini, yaitu akan mempersulit keadaan dan timbulnya bau asam pada badan dengan mudah akibat keringat yang dikeluarkan terlalu banyak.

  • Stress

Semua orang pasti pernah terjadi ke stressan pada pikiran. Yang akan berujung dengan tingkat depresi. Penyebab penyakit rematik bisa dikarenakan oleh stress. Stress ini terjadi karena masalah masalah yang bertumpuk tumpuk dan lama untuk menyelesaikannya. Dan dapat diobati dengan obat stress atau obat depresi, jika sudah parah.

  • Aliran darah tersendat

Apabila aliran darah tidak lancar atau tersendat akan membuat tubuh menjadi pucat dan biru, seperti mayat. Hal ini harus dijauhkan dari tubuh, yang dapat memicu terjadinya penyakit rematik berkeliaran. Penanganan yang tepat, lakukan gerakan yang banyak dan minum air putih secukupnya.

  • Sering mengangkat beban yang berat

Bukan hanya turun berok saja yang diakibatkan pengangkatan beban berat. Penyakit rematik pun bisa terjadi akan kondisi ini. makannya jauh jauh dari kegiatan ini, apalagi untuk wanita yang cenderung memiliki daya tahan tubuh lebih rendah dibandingkan laki laki.

Cara mencegah penyakit rematik 

Bagi kalian yang tidak ingin mengalami akan kami berikan tips tipsnya untuk mencegah terjadinya rematik.

  • Memakan makanan omega tiga
  • Melakukan istirahat yang teratur
  • Makanan zat besi yang harus dikonsumsi
  • Air putih yang wajib diminum tiap harinya
  • Hindari makanan penyebab rematik
  • Dan jauhkan dari daleman hewan (jeroan) dunggas atau apapun

Penyakit Rematik

Posted in Rematik | Leave a comment

Penyebab Rematik

Penyebab RematikPenyakit rematik merupakan salah satu kondisi RA atau rheumatoid arthritis yakni adalah radang sendi kronis yang disebabkan karena adanya gangguan pada autoimun. Gangguan pada autoimun yang bisa terjadi disaat sistem kekebalan tubuh yang mempunyai fungsi untuk pertahanan dari serangan virus, bakteri, jamur, dll yang keliru menyerang sel serta jaringan didalam tubuh itu sendiri. Dan selain penyakit rematik, ada banyak penyakit lain yang mengganggu autoimun yang lain. Misalnya adalah seperti penyakit lupus, multiple sclerosis, dan juga penyakit diabetes tipe 1. Dan untuk penyakit rematik, sistem imun tersebut gagal untuk memberdakan jaringan sendiri dengan mikroorganisme atau benda asing. Sehingga pada akhirnya akan menyerang jaringan tubuh sendiri. Dan khsusunya adalah pada jringan sinovium yakni pada selaput tipis yang melapisi sendi. Dan hasilnya membuat timbulnya gejala pembengkakan sendi, kerusakan, nyeri, radang, dan fungsi yang hilang bahkan menimbulkan cacat.

Penyebab Rematik

Penyebab Rematik

Penyebab Rematik

Penyakit  rematik sendiri dapat menyerang hampir semua sendi, namun yang paling diserang adalah sendi dibagian pergelangan tangan, pada buku buku jari, lutut, dan juga engkel kaki. Dan sendi-sendi yang lain yang kemungkinan diserang, termasuk diantaranya adalah dibagian sendi tulang belakang, pinggul, leher, bahu, rahang, dan juga sambungan diantara tulang yang sangat kecil di bagian telinga dalam. Dan selain itu juga, rematik akan membuat organ tubuh seperti jantung menjadi terpengaruh, pembuluh darah, kulit dan juga paru-paru. Selain itu, serangan rematik yang biasanya bentuknya simetris ini menyerang sendi yang sama pada kedua sisi tubuh, yang berbeda dengan jenis penyakit osteoarthritis yang biasanya terbatas terletak di salah satu sendi.

Walaupun penyakit rematik merupakan jenis penyakit menahun serta sistemik. Namun gejala serangannya yang datang dan juga pergi. Dan ada saatnya dimana sendi bisa mengalami peradangan serta terasa menyakitkan yang dikenal dengan istilah flare atau suar. Suar ini bisa terjadi jika tiba-tiba ada suatu sebab yang jelas. Dan kemudian akan diikuti dengan remisi atau juga masa-masa dengan sedikit terjadinya peradangan. Dan selama beberapa tahun pertama, penyakit rematik bisa menimbulkan kerusakan serta cacat permanen pada bagian sendi.

Penyebab rematik yang sampai saat ini masih belum diketahui dengan jelas, tetapi diduga disebakan karena kombinasi dari berbagai faktor penyebab rematik.

Penyebab rematik yang sering terjadi adalah :

  1. Faktor genetik
  2. Infeksi virus
  3. Perubahan hormon

Biasanya perempuan lebih sering terkena penyakit rematik daripada pria. Dan wanita yang sudah mengalami rematik, kemudian sedang hamil atau juga sedang menyusui akan membuat kondisi rematiknya semakin parah.

Untuk membantu melawan penyebab rematik maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan dnegan obat rematik tradisional dibawah ini :

  1. Jahe
    Jahe adalah salah satu obat rematik yang bisa membunuh penyebab rematik. Kandungan bahan alami didalamnya dapat mengurangi rasa sakit yang muncul akibat nyeri sendi. Dan karena didalam jahe mengandung fitonutrien yang memberkan efek bagi kebugaran tubuh. dan selain itu juga kandungan anti inflamasi didalam jahe ini bisa membantu meredakan rasa sakit yang muncul karena radang sendi yang terasa sangat menyakitkan.
  2. Buah nanas
    Obat rematik lain yang bisa membantu untuk mengatasi penyebab rematik adalah buah nanas. Buah nanas yang mengandung bromelain yang bekerja sebagai enziim yang dapat berubah menjadi protein. Buah nanas ini dikenal sebagai buah musim panas yang sangat efektif dalam membantu mengurangi radang serta rasa sakit yang muncul karena penyakit osteoarthtiris. Dan yang perlu Anda lakukan hanyalah dengan mengonsumsi buah nanas secara berkala saja setelah Anda makan. Enzim yang ada didalam buah nanas ini secara alami akan membantu mencerna makanan dengan baik.
  3. Buah jeruk
    Buah lainnya yang berkhasiat dalam membantu mengurangi resiko penyebab rematik adalah buah jeruk. Buah jeruk ini mengandung antioksidan yang bisa membantu melawan radikal bebas dan selain itu juga peranannya yang sangat baik dalam membantu mengurangi rasa sakit yang muncul akibat nyeti sendi. Dan Anda dapat mengonsumsi buah jeruk atau membuatnya menjadi jus jeruk.
  4. Minyak zaitun
    Obat rematik lainnya yang bisa mengurangi penyebab rematik adalah minyak zaitun. Minyak zaitun sudah terkenal sejak lama dapat membantu mengatasi berbagai macam penyakit. Kandungan lemak tak jenuh tunggal didalamnya sangat baik untuk memberikan senyawa oleocanthal yang bisa membantu untuk mencegah terjadinya peradangan yang berakitan dengan arthritis atau radang radang sendi.
  5. Buah apel
    Makanan lainnya yang bisa membantu mengurangi penyebab rematik adalah buah apel. Buah ini adalah buah dengan rasa segar dan ukurannya yang segar. Buah apel ini sering dikonsumsi sebagai pengganti dari cemilan dan kemampuannya yang sangat baik dalam membantu mengurangi gejala rematik. Buah apel ini mengandung boron didalamnya yakni mineral alami yang akan muncul untuk memberikan bantuan mengatasi dan juga mengurangi resiko terjadinya penyakit nyeri sendi.

Itulah informasi mengenai penyebab rematik dan penanganannya secara alami. jika Anda mencari cara untuk mengurangi resiko penyebab rematik, maka Anda bisa mencoba mengonsumsi beberapa jenis bahan-bahan alami diatas.

Penyebab Rematik

Posted in Rematik | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Rematik dan Asam Urat

Penyakit Rematik dan Asam UratPenyakit rematik dan asam urat merupakan salah satu penyakit yang saling berhubungan erat. Penyakit rematik bisa terjadi akibat dari kadar asam urat yang tinggi didalam darah. penyakit rematik dan asam urat bisa menimbulkan suatu pembengkakan dan juga rasa nyeri yang muncul pada sendi, yang paling utama dan sering terjadi adalah dibagian jempol kaki. Dan peradangan sendi ini bisa diakibatkan oleh penumpukan kristal natrium urat yakni adalah limbah alami didalam tubuh. Asam urat merupakan salah satu hasil dari bentuk pemecahan purin didalam tubuh. Apa itu purin? Purin merupakan salah satu zat alami yang terkandung didalam tubuh dan bisa ditemukan juga pada beberapa jenis makanan. Makanan dengan kandungan purin yang tinggi akan mengakibatkan tubuh dalam menghasilkan asam urat semakin lebih banyak. Oleh sebab itulah, pengidap asam urat harus menghindari asupan makanan dengan kandungan kadar purin dengan jumlah yang terlalu tinggi.

Penyakit Rematik dan Asam Urat

Penyakit Rematik dan Asam Urat

Penyakit Rematik dan Asam Urat

Penyakit rematik dan asam urat bbisa diatasi dengan mengonsumsi makanan jenis tertentu yang bisa membantu dalam melancarkan sekresi dari purin dan juga bisa membantu dalam membatasi asupan makanan serta juga minuman yang mengandung purin tinggi. Beberapa contoh makanan dengan kadar purin yang tinggi adalah :

  1. Daging merah, daging sapi, daging kambing dan juga daging bebek
  2. Jeroan
  3. Beberapa jenis ikan seperti ikan tuna, makarel, dan ikan sarden
  4. Makanan seafood seperti kepiting dan juga udang
  5. Makanan yang manis dan makanan yang ringan dengan kadar gula yang tinggi fruktosa didalamnya
  6. Makananan dengan kandungan ragi didalamnya misalnya adalah seperti roti.

Penyakit rematik dan asam urat bisa terjadi dibagian bahu, pinggang atau juga bagian leher, selain itu pengapuran sendi dan infeksi serta hal lainnya yang bisa terjadi. Penyakit rematik dan asam urat merupakan salah satu jenis penyakit yang banyak ditemui dikalangan masyarakat. Dan diperkirakan sektar 90 penyebab dari penyakit rematik atau nyeri sendi yang salah satunya adalah akibat dari asam urat tinggi. Anda tidak akan tahu mengenai rasa nyeri itu sendiri akibat dari asam urat atau juga hal lainnya hanya setelah Andna melakukan pemeriksaan ke dokter. Dengan mengecek kadar asam urat adalah salah satu hal yang paling valid yang bisa membantu membedekan mengenai asam urat dan juga penyakit rematik. Dan tidak ada cara lainnya yang lebih valid yang membantu membedakan asam urat dan penyakit rematik selain dengan melakukan pemeriksaan laboratorium.

Untuk mereka yang menderita penyakit rematik dan asam urat maka sebaiknya jauhi jenis makanan dengan kandungan purin yang tinggi. Penderita asam urat tinggi juga sangat dianjurkan dalam mengonsumsi obat herbal untuk membantu menyembuhkan penyakit asam urat. Hal ini disebabkan karena asam urat adalah salah satu bentuk hasil dari proses sistem metabolisme zat purin yang asalnya dari asupan makanan. Dan jika seseorang mengonsumsi makanan dengan kandungan purin yang tinggi didalamnya, maka hal ini secara otomatis juga akan menyebabkan peningkatan pada kadar asam urat didalam darah.

Pengobatan Rematik dan Asam Urat

Pengobatan yang dilakukan pada penyakit rematik dan asam urat adalah bervariasi semua tergantung dari kondisi yang mendasari penyakit tersebut dari diagnosis penderita penyakit rematik dan asam urat. Tujuan yang paling utama dari pengobatan penyakit rematik yang sudah parah adalah dalam membantu pasien untuk menjalani kehidupan normal mereka. Dan jika pasien sudah mengalami rasa nyeri pada sendi, otot atau jga tulang, maka bersama dengan adanya suatu pembengkakan atau juga kekauan bagian sendi. Maka hal yang dilakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan darah dan juga pemeriksaan X-ray yang bisa dilakukan dalam membantu menentukan jenis dari penyakit rematik yang dialami. Pengobatan dari penyakit rematik yag bisa meliputi akan terapi obat, yang bisa melibatkan penggunaan dari obat analgesik, obat anti inflamasi dan juga non steroid atau juga obat steroid.

Pengobatan penyakit rematik otot atau maskular yang biasanya melibatkan penggunaan akan relaksasi otot. Mereka yang terkena oleh penyakit rematik arthritis ini biasanya akan diberikan obat dalam membantu menurunkan terjadinya peradangan dan juga mengurangi gejala yang diakibatkan oleh peradangan. Dengan melakukan olahraga harian atai juga melakukan yoga memang sudah terbukti dalam membantu mengatasi penyakit rematik dan asam urat. Dengan mengatur pola makan yang teratur maka bisa membantu dalam mengatasi penyakit rematik dan asam urat. Terapi dari penyembuhan alami yang dilakukan misalnya adalah dengan akupuntur, akupresur, pijat atau juga aromaterapi yang juga bisa membantu dan juga mengatasi masalah rematik. Selain itu dengan cara menerapkan kompres air panas pada daerah yang terserang bagian rematik juga bisa membantu dalam meredakan rasa sakit dan juga mengurangi terjadinya pembengkakan.

Jika oenyebabnya adalah stress yang bisa menjadi salah satu pemicu dari kodnsii seperti penyakit autoimun seperti misalnya adalah penyakit rematik arthritis, maka sangat penting dalam membantu memelihara tingkat dari kestabilan emosi. Untuk kasus yang berat, maka terapi relaksasi jga perlu dilakukan dalam membantu mengatasi keluhan penyakit rematik dan asam urat.

Penyakit Rematik dan Asam Urat

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Rematik Arthritis

Rematik arthtritis kerap diidentikkan dengan rasa nyeri dibagian persendian. Itu tidak benar. Keluhan penyakit rematik sangat beragam. Selain keluhan yang mengenai sendi, otot, dan tulang, penyakit rematik dapat menyebabkan gangguan system pencernaan, jantung, paru, mata, dan lain-lain. Penyakit rematik sendiri ada lebih dari seratus jenis. Penyakit rematikk ini bisa digolongkan berdasarkan penyebabnya, yakni akibat gangguan system kekebalan tubuh (misalnya, rheumatoid  arthritis, penyakit lupus eritemotosus, dan lain-lain), gangguan metabolism (misalnya rematik asam urat) atau faktor lain (proses pengapuran atau penuaan, misalnya osteoarthritis).

Penyakit rematik arthritis lebih tepat dinamakan penyakit yang menjengkelkan daripada penyakit yang mematikan. Pasalnya penyakit ini memang jarang menimbulkan kematian, tetapi jika sudah menyerang, seseorang akan dibuat jengkel dan kelimpungan. Hal ini tak lain karena penyakit ini bersifat sering kambuh dan datang mendadak saat seseorang  sedang beraktivitas. Belum lagi, jika muncul tonjolan di bagian tertentu atau mengalami komplikasi dengan penyakit lainnya, kejengkelan akan semakin menjadi karena tubuh serasa tidak sempurna.  Harus dipahami, penyakit ini bukan merupakan akibat mandi di malam hari, akibat cuaca dingin  atau karena ruangan ber-AC. Fakta telah  membuktikan bahwa penduduk subtropics yang berhawa dingin dan banyak orang  bekerja di ruang ber-AC tidak semuanya terkena rematik, bahkan es sering digunakan untuk terrapin pengobatan rematik. Penyakit rematik juga  tidak diturunkan, karena anak penderita rematik tidak semuanya terkena rematik, meskipun memang diakui ada penyakit nodus herbeden (benjolan atau nodus-nodus kecil dank eras akibat penulangan rawan sendi, biasanya timbul di jari-jari tangan) yang dipengaruhi oleh gen tertentu.

arthiritis-rheumatoid

Selain hal tersebut, beberapa kecenderungan berikut perlu juga dipahami :

  1. Hanya rematik gout (asam urat) yang disebabkan oleh makanan.
  2. Buka hanya kalangan usia lanjut yang bisa terserang penyakit rematik, tetapi semua kalangann umur tanpa membedakan jenis kelamin bisa terserang
  3. Rematik tidak hanya menyerang sendi dan tulang, tetapi juga bagian tubuh lainnya.
  4. Rematik bisa dicegah dengan berbagai cara seperti pola makan yang baik teratur serta menghindari stress.

Rematik arthritis sering disebut dengan rheummatismos rheumatism, reumatik, atau rematik, yang secara sederhana bisa diartikan sebagai kondisi kerusakan sendi akibat tidak lancarnya proses perbaikan secara terus menerus dalam sendi tersebut. Keadaan tersebut akan semakin parah dengan hadirnya cairan yang dianggap jahat (mucus) yang mengalir dari otak sendi dan struktur lain di dalam tubuh. Karenanya para ahli kedokteran memasukkan penyakit ini dalam kelompok penyakit pada sendi atau reumatologi. Dalam istilah kedokteran ini pula, rematik lebih sering disebut dengan keadaan yang selalu disertai rasa nyeri dan kaku pada system tulang otot (musculoskeletal) dan terjadinya penyakit pada jaringan ikat (connective tissue). Bisa  juga dikatakan sebagai penyakit yang menyerang sendi, otot,dan jaringan tubuh.

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Rematik Gout Akut

rematik-goutRematik gout akut merupakan penyakit yang disebabkan oleh deposit kristal monosodium urat (MSU) yang terjadi akibat supersaturasi cairan ekstra selular dan mengakibtkan satu atau beberapa manifestaasi klinik. Serangan reumatik gout akut yang pertama kali ditandai dengan proses peradangan pada satu sendi, 60% di antaranya timbul pada sendi di pangkal ibu jari kaki (sendi metatarso-phalangeal I/MTP I).

Radang sendi tersebut timbul dengan gejala lengkap berupa nyeri hebat, bengkak, kulit di atas sendi yang sakit berwarna kemerahan dan bila diraba terasa panas. Rasa nyeri yang sedemikian hebat biasanya timbul menjelang pagi hari. Rasa nyeri tersebut membuat penderita sukar berjalan. Puncak rasa sakit tercapai dalam 24 jam setelah timbul gejala pertama. Tanpa pengobatan, serangan arthritis gout akut yang pertama kali ini akan menghilang secara perlahan-lahan dalam waktu 5-14 hari. Serangan gout akut bisa juga mengenai sendi lainnya seperti sendi di pergelangan kaki, lutut dan pangkal jari tangan.

Serangan arthritis gout akut sering kali terjadi tiba-tiba tanpa sebab yang nyata. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat menjadi pemicu seperti :

– Alkohol
– Makan berlebihan
– Trauma/benturan ringan pada sendi
– Kekurangan cairan akibat kurang minum
– Diet yang terlalu ketat
– Puasa, misalnya sebelum menjalankan operasi

Serangan gout akut bisa berlangsung lebih lama lagi bila mendapat pertolongan yang salah. Misalnya diberikan allopurinol atau probenesid pada fase akut sehingga terjadi penurunan mendadak kadar asam urat. Akibatnya, rasa sakit dan lamanya sakit bertambah panjang. Pada serangan arthritis gout akut, kdaar asam urat darah dapat meninggi, normal ataupun rendah. Dalam salah satu penelitian, ternyata pada 12,5% kasus pernderita arthritis gout akut bahkan ditemukan kadar asam urat yang rendah.

Pada serangan pertama  rematik gout akut akan menyerang beberapa sendi sekaligus (poliartikuler) dengan rasa nyeri lebih hebat, rasa sakit lebih lama, kadang disertai demam, frekuensi serangan meningkat dan masa kesembuhan semakin pendek. Kadang-kadang rasa nyeri berlangsung terus-menerus disertai bengkak dan rasa kaku pada sendi yang sakit. Jika penderita ini tidak diobati, suatu saat bisa menjadi reumatik gout kronik sehingga tidak ada lagi masa bebas serangan.

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Rematik Gout

rematik-goutRematik gout, biasa disebut arthritis gout atau artritis pirai hanyalah salah satu dari lebih 100 jenis penyakit rematik yang telah dikenal. Di Indonesia, rematik gout menduduki urutan kedua terbanyak setelah penyakit osteoartritis (OA) yang lebih dikenal sebagai penyakit perkapuran sendi. Reumatik gout berhubungan dengan tingginya kadar asam urat serum.

Walaupun penyakit ini merupakan jenis penyakit rematik yang pengobatannya mudah dan efektif, tetapi bila diabaikan maka rematik gout juga dapat menyebabkan kerusakan sendi. Hal ini terjadi karena tumpukan kristal monosodium urat monohidrat (MSUM) di persendian akan menimbulkan peradangan sendi, kemudian memicu timbulnya rematik gout akut. Bila penangananya tidak memadai, selain menimbulkan rasa nyeri yang hebat, peradangan tersebut lambat laun akan meruska struktur sendi dan menyebakan kecacatan.

Kadar asam urat pada laki-laki maupun perempuan sejak lahir sampai usai remaja umumnya rendah. Setelah pubertas, kadar asam urat dalam darah pada laki-laki akan meningkat dan selalu lebih tinggi dari perempuan sebayanya. Oleh kaerna itu, sekitar 90% penderita gout adalah laki-laki usia pertengahan antara 40-50 tahun. Namun, hal ini bisa terjadi pada semua kelompok usia. Kadar asam urat pada perempuan umumnya tetap rendah dan baru meningkat setelah menopause.

Hal ini disebabkan hormon estrogen pada perempuan berperan membantu pembunagan asam urat melalui urine. Pada usia menopuse, kadar adam urat di dalam darhanya meningkat hingga mendekati kadar pada laki-laki. Dengan demikian, risiko terkena rematik gout pun sama ebesar dengan laki-laki.

Penyakit timbunan kristal di persendian ternyata tidak hanya disebabkan oleh MSU, tetapi dapat juga disebabkan oleh kalsium pirofosfat dihidrat, kalsium hidroksiapatit, kristal oksalat,, kristal lipid, kristal protein, kristal kalsium karbonat dan banyak lagi kristal lainnya.  Sebagian besar kasus rematik gout umumnya memberi gambaran klinis yang khas sehingga diagnosis mudah dibuat berdasarkan riwayat penyakitnya. Riwayat penyakit gout yang khas adalah sebagai berikut :

a.    Hiperurisemia asimptomatik

Hiperurisemia asimptomatik adalah keadaan di mana kadar asam urat darah meningkat selama bertahun-tahun tanpa menimbulkan rasa sakit di persendian, tidak terjadi pembentukan tofi, ataupun batu urat di ginjal (urolitiasis).

Namun, umumnya rematik gout bisa timbul dapat penderita hiperurisemia yang telah berlangsung bertahun-tahun. Perlu diketahui, bahwa timbulnya srnagan reumatik gout akut tidak selalu berhubungan dengan tingginya kadar asma urat darah. Oleh karena itu, kadar asma urat darah yang tinggi tidak selalu identik dengan timbulnya serangan reumatik gout akut. Justru kadar asam urat darah yang tiba-tiba meninggi atau menurun yang bisa mencetuskan serangan reumatik gout akut atau menyebakan lambatnya penyembuhan reuumatik gout akut.

b. Rematik gout akut

Rematik gout merupakan penyakit yang disebabkan oleh deposit kristal monosodium urat (MSU) yang terjadi akibat supersturasi cairan eksra selular dan mengakibatkan satu atau beberapa maniffestasi klinik. Serangan reumatik gout akut yang pertama kali ditandai dengan proses peradangan pada satu sendi (monartikuler), 60% di antaranya timbul pada sendi di pangkal ibu jari kaki.

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Rematik Jantung

Rematik jantung adalah salah satu dari berbagai macam penyakit jantung yang ada. Penyakit rematik jantung (PJR) atau dalam bahasa medisnya Rheumatic Heart Disease (RHD) ini adalah kondisi dimana terjadi kerusakan permanen dari katup-katup jantung yang bisa berupa penyempitan atau kebocoran, terutama katup mitral (stenosis katup mitral) yang disebabkan oleh demam rematik. Katup-katup jantung tersebut rusak karena proses perjalanan penyakit yang dimulai dengan infeksi tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus β hemoliticus tipe A (contoh: Streptococcus pyogenes), bakteri yang bisa menyebabkan demam rematik, dengan satu atau lebih gejala mayor yaitu Poliarthritis migrans akut, Karditis, Korea minor, Nodul subkutan dan Eritema marginatum.

demam-rematik rematik-jantungPada beberapa pasien yang mengalami demam rematik akut bisa terjadi kelainan katup jantung lainnya yang bisa berakibat pada gangguan katup jantung, gagal jantung (CHF), radang selaput jantung (perikarditis). Di Amerika Serikat bahkan penyakit rematik jantungini masih merupakan penyebab dari penyakit jantung yang disebut dengan mitral stenosis (MS) dan juga penggantian katup jantung pada pasien dewasa di sana.

Penyebab rematik jantun g ini diperkirakan adalah reaksi autoimun (kekebalan tubuh) yang disebabkan oleh demam reumatik. Infeksi streptococcus β hemolitikus grup A pada tenggorok selalu mendahului terjadinya demam reumatik baik demam reumatik serangan pertama maupun demam reumatik serangan yang berulang. Penyakit ini berhubungan erat dengan infeksi saluran nafas bagian atas oleh Beta Streptococcus Hemolyticus Grup A berbeda dengan glomerulonefritis yang berhubungan dengan infeksi streptococcus dikulit maupun disaluran nafas, demam rematik agaknya tidak berhubungan dengan infeksi streptococcus dikulit.

Faktor-faktor predisposisi terjadinya penyakit rematik jantung/ Rheumatic Heart Desease terdapat pada diri individu itu sendiri dan juga faktor lingkungan.

1. Faktor genetik. Adanya antigen limfosit manusia ( HLA ) yang tinggi. HLA terhadap demam rematik menunjukan hubungan dengan aloantigen sel B spesifik dikenal dengan antibodi monoklonal dengan status reumatikus.

2. Umur. Umur agaknya merupakan faktor predisposisi terpenting pada timbulnya demam reumatik / penyakit reumatik jantung. Penyakit ini paling sering mengenai anak umur antara 5-15 tahun dengan puncak sekitar umur 8 tahun. Tidak biasa ditemukan pada anak antara umur 3-5 tahun dan sangat jarang sebelum anak berumur 3 tahun atau setelah 20 tahun. Distribusi umur ini dikatakan sesuai dengan insidens infeksi streptococcus pada anak usia sekolah. Tetapi Markowitz menemukan bahwa penderita infeksi streptococcus adalah mereka yang berumur 2-6 tahun.

3. Keadaan gizi dan lain-lain. Keadaan gizi serta pola hidup dan juga adanya penyakit-penyakit lain belum dapat ditentukan apakah merupakan faktor predisposisi untuk timbulnya demam reumatik.

4. Golongan etnik dan ras. Data di Amerika Utara menunjukkan bahwa serangan pertama maupun ulang demam reumatik lebih sering didapatkan pada orang kulit hitam dibanding dengan orang kulit putih. Tetapi data ini harus dinilai hati-hati, sebab mungkin berbagai faktor lingkungan yang berbeda pada kedua golongan tersebut ikut berperan atau bahkan merupakan sebab yang sebenarnya.

5. Jenis kelamin. Demam reumatik sering didapatkan pada anak wanita dibandingkan dengan anak laki-laki. Tetapi data yang lebih besar menunjukkan tidak ada perbedaan jenis kelamin, meskipun manifestasi tertentu mungkin lebih sering ditemukan pada satu jenis kelamin.

6. Reaksi autoimun. Dari penelitian ditemukan adanya kesamaan antara polisakarida bagian dinding sel streptokokus beta hemolitikus group A dengan glikoprotein dalam katub mungkin ini mendukung terjadinya miokarditis dan valvulitis pada reumatik fever.

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Rematik Sendi

Rematik termasuk dalam kelompok penyakit reumatologi yang menunjukkan suatu kondisi dengan nyeri dan kaku yang menyerang anggota gerak atau sistem muskuloskeleton yaitu sendi, otot, tulang maupun jarigan di sekitar sendi. Rematik banyak jenisnya, termauk diantaranya asam urat (gout artritis) yang merupakan jensi rematik yang paling populer dan banyak diderita penduduk Indonesia.

Tulang-tulang sebagai keseluruhan rangka mampu bergerak karena adanya sendi-sendi yang menghubungkan antara tulang yang satu dengan tulang lainnya yang diperkuat oleh jaringan ligamen (jaringan ikat yang mengikat tulang-tulang persendian). Untuk membantu memperlancar gerakan, persendidan dilumasi cairan yang khusus (cairan sinovial) dan ujung-ujung tulang dilapisi oleh jaringan yang disebut kartilago (tulang rawan).

Ada beberapa jenis persendian pada tubuh manusia. Sendi yang memungkinkan gerakan bebas ke segala arah disebut sendi sinoval atau diartrosis, seperti sendi peluru pada bahu, serta sendi engsel pada siku dan lutut. Persendian yang gerakannya snagat terbatas disebut amfiartosisi atau sendi tulang rawan, seperti pada sendi antar ruas tulang belakang. Persendian yang tidak memungkinkan pergerakan disebut sinartrosis, seperti pada sendi antar tulang tengkorak.

Persendian sebagai anggota gerak dapat mengalami kerusakan sehingga menimbulkan rasa nyeri yang disebut rematik. Rematik juga dapat menyerang anggota gerak lain, seperti otot, tulang dan jaringan ikat. Rasa nyer pada anggota gerak dapat disebabkan karena proses patologis (penyakit) pada unsur-unsur  yang ikut menyusun rangka tubuh. Nyeri tersebut dalam istilah kedokteran diberi nama sesuai dengan lokasi gangguannya, seperti nyeri di sendi disebut artralgia, nyeri di tulang disebut osteodinia, nyeri di otot disebut mialgia, dan nyeri di saraf disebut neuralgia. Apabila rasa nyeri tersebut disertai dengan tanda peradangan diberi nama sesuai dengan unsur yang ikut menyusun anggota gerak seperti gangguan pada sendi disebut arthritis, pada tulang disebut osteotitis, pada otot disebut miositis, pada saraf disbut neuritis, tendon (urat otot dan urat tulang) disebut tendonitis, dan pada bantalan cairan di sekitar persendian disebut bursitis.

Pada rematik sendi, jika sendi mengalami peradangan maka sendi akan membengkak, warna kulit terlihat memerah, nyeri dan terasa panas setempat, dan sakit jika diraba. Terkadang, pada kulit akan timbul bercak-bercak dan jika ditekan agak nyeri. Selain itu persendian yang terkena rematik menjadi kaku dan susah digerakkan. Namun, kekakuan juga dapat disebabkan oleh otot yang tegang secara berkesinambungan.

Sebagian orang usia muda dapat menghasilkan bunyi-bunyian jika menekukkan persendian pada jari-jari tangan, kaki atau yang lainnya. Meskipun demikian, bukan berarti mereka itu akan terkena rematik. Pada penyakit rematik dapat dirasakan adanya bunyi berderak yang dapat diraba dan didengar.

 

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Arthritis Rheumatoid

Sendi terdiri dari 2 ujung tulang yang tertutup tulang rawan dan tendon yang menahan kedua tulang agar tetap menyatu. Tulang rawan terdiri dari protein yang memungkinkan tulang meluncur diatas satu sama lain dan bertindak sebagai bantalan yang akhirnya akan merusak sendi.

Arthiritis reumatoid (AR) adalah penyakit autoimun denga inflamasi kornik yang ditandai dengan pembengkakan, nyeri sendi serta destruksi jaringan sinovial yang disertai gangguan pergerakan diikuti dengan kematian prematur. Penyakit ini dapat mempengaruhi berbagai jaringan dan organ, terutama menyerang sendi yang disebut inflamasi sinovitis, berkembang menjadi kerusakan tulang rawan artikuler dan kekakuan sendi. AR dapat menimbulkan peradangan yang menyebar ke paru, perikardium, pleura, sklera dan timbul lesi noduler yang paling sering di bawah kulit.

rematikarthiritis-rheumatoid

Contoh gambaran pada arthritis rheumatoid pada tangan

Kriteria diagnostik AR menuut American College of Rheumatology (ACR) tahun 1987 :

–          Kaku pada sendi terutama pada siang hari

–          Artritis sendi tangan

–          Nodule rheumatoid simetris

–          Rheumatoid factor (RF)

–          Perubahan radiolog

Penyebab penyakit ini belum diketahui dengan jelas tapi dianggap kelainan auotimun memegang peranan penting. Penyakit ini sering didapatkan pada usia 40-50 tahun tetapi dapat pula dijumpai pada usia lain. Wanita 3x lebih sering dibanding pria. Penyakit ini akan menonaktifkan dan menimbulkan rasa nyeri pada sendi saat terjadi mobilitas.

Bagaimana diagnosis penyakit AR ?

Diagnosis ditegakkan berdasarkan :

  1. Gejala klinik

Sinovitis adalah peradangan sinoval yang melapisi sendi dan tendon. Sendi tersebut akan menjadi bengkak, lembut, hangat dan kaku sehingga pergerakan sendi akan terbatas. Peningkatan kekakuan ini terutama terjadi pada pagi hari yang merupakan gejala menonjol pada penyakit ini dan dapat berlangsung lebih dari 1 jam.

Gerakan lembut bisa meringankan gejala pada tahap awal penyakit. Kelainan sendi pada AR biasanya simetris dan pada awal penyakit biasanya asimetris. Sering dijumpai adanya nodule rheumatoid yaitu benjolan subkutan yang menunjukkan nekrosis fibrinoid dengan diameter dalam milimeter sampai sentimeter.

Pada AR dapat dijumpai fibrosis paru, amiloidosis ginjal karena peradangan ginjal kronik, timbul arterosklerosis yang menyebabkan infark jantung dan stroke.

Biasanya pada AR didapatkan kelainan poliartritis sendi kecil dan besar secara simetris. Kerusakan ini didasarkan atas perubahan readiografi dan rheumatoid factor.

  1. Pemeriksaan radiologi sendi
  2. Pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan laboratorium yang dikaitkan dengan AR adalah pemeriksaan rheumatoid factor (RF) dan anti-citrullinated protein antibodies (ACPA). ACPA dikenal 2 macam yaitu pemeriksaan anti-cylic citrullinated peptide (anti-CCP) dan anti-mutated vimentin (anti-MCV).

Kriteria diagnostik AR berdasarkan American College of Rheumatology (ACR)/European League Against Rhematism (EULAR) tahun 2010. Untuk kepastian adanya AR pasien harus mendapatkan score minimal 6 sesuai kategori A-D :

Test lain apa yang mungkin dapat dipakai untuk evaluasi AR?

Dokter anda akan memilih laju endap darah (LED), jumlah leukosit untuk mendeteksi adanya peradangan. Pemeriksaan CRP lebih baik dari LED karena pemeriksaan CRP lebih bersifat spesifik. Oleh karena terjadinya anemia merupaka komplikasi penyakit AR, maka perlu dilakukan pemeriksaan kadar hemoglobin. Pemeriksaan antinuclear antibody (ANA) yang negatif menyingkirkan penyakit systemic lupus erythematosus (SLE). Khusus untuk monitoring pemeriksaan diagnosis AR dengan anti-CCP harus menggunakan alat dan metoda yang sama.

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Demam Rematik

Terjadinya endokarditis rematik disebabkan langsung oleh demam rematik, suatu peyakit sistematis yang disebabkan oleh infeksi streptokokus grup A. Demam rematik mempengaruhi semua persendian, menyebabkan poliarthritis. Jantung juga merupakan organ sasaran dan merupakan bagian yang kerusakannya paling serius.

Kerusakan jantung dan lesi sendi bukan akibat infeksi, artinyan jaringan tesebut tidak mengalami infeksi atau secara langsung rusak oleh organisme tersebut, namun hal ini merupakan fenomena sensitivitas atau reaksi yang terjadi sebagai respons terhadap streptokokis hemolitikus.

demam-rematikSebagian kecil orang dengan demam rematik menjadi sakit berat dengan gagal jantung yang berat , disritmia serius dan pneumonia rematik. Seseorang harus dirawat di ruang perawatan intensif.

Demam rematik adalah penyakit akut yang datang terutama dengan gejala-gejala nyeri dan bengkak sendi dan gejala-gejala yang lain sesuai dengan kriteria Jones. Penyakit jantung rematik adalah penyakit jantung kronik yang disebabkan oleh demam rematik.

Demam rematik bisa menimbulkan kelainan pada jantung, sendi, kulit dan otak. Pada jantung kelainan bisa terjadi pada katub-katub jantung yang disebut sebagai penyait jantung rematik. Penyakit ini menyerang anak pada usia 6-15 tahun, biasanya timbul 20 hari setelah terjadi infeksi. Infeksi dapat saja terjadi tanpa ada geala yang disarankan.

Demam rematik akut berhubungan dengan derajat variasi valvulitis dan miokarditis. Penelitian di Nwe Zealand memperlihatkan bahwa disfungsi kontraksi ventrikel kiri selama dan setelah demam rematik akut tergantung pada tingkat dan tipe regurgitasi aorta dan mungkin di pengaruhi oleh intervensi bedah.

Demam rematik harus mencakup kenyataan bahwa ada pebedaan dalam kerentanan tehadap perkembangan demam rematik, meliputi insiden demam rematik dan penyakit jantung rematik yang tidak biasa pada anggota kelompok keluarga tertentu.

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Rematik Pada Lansia

Penyakit rematik telah dikenal sejak abad V sebelum masehi. Istilah rematik berasal dari kata rheumaticos (bahasa Yunani) atau rhematismos (bahasa Latin) yang artinya cairan busuk berasal dari otak yang menyebar ke sendi-sendi dan berbagai alat tubuh serta menimbulkan nyeri. Penyakit rematik pada lansia lebih sering terjadi dibanding pada usia muda.

Penyakit rematik pada lansia dapat menyerang laki-laki dan perempuan pada segala usia, tetapi kelompok lansia memang lebih banyak terkena rematik. Penyakit ini ditandai dengan keluhan utama rasa sakit atau pegal linu dan rasa kaku. Bisa pula terjadiu bengkak sendi, gangguan gerak, dan lemah otot. Penyakit rematik pada lansia yang menahun (kronis) bisa menimbulkan cacat dibagian tubuh yang terkena. Dengan demikian, rematik merupakan kumpulan gejala yang penyebabnya beraneka ragam, tetapi perwujudannya hampir serupa.

NYERI-REMATIK

Harus dipahami, penyakit rematik pada lansia ini bukan merupakan akibat mandi pada malam hari, akibat cuaca dingin atau karena ruangan ber-AC. Fakta telah membuktikan bahwa penduduk subtropis yang berhawa dingin dan banyak orang bekerja di ruang ber-AC tidak semuanya kena rematik, bahkan es sering digunakan untuk terapi pengobatan rematik. Penyakit rematik juga tidak diturunkan, kakrena anak penderita rematik tidak semuanya terkena rematik, meskipun memang diakui ada penyakit nodus herbeden (benjolan atau nodus-nodus kecil dan keras akibat penulangan rawa sendi, biasanya timbul di jari-jari tangan) yang dipengaruhi oleh gen tertentu.

Selain hal tersebut, beberapa kecenderungan berikut perlu juga dipahami :
1. Hanya rematik gout (asam urat) yang disebabkan oleh makanan.
2. BUkan hanya kalangan usia lanjut yang bisa terserang penyakit rematik, tetapi semua kalangan umur tanpa membedakan jenis kelamin bisa terserang.
3. Rematik jtidak hanya menyerang sendi dan tulang, tetapi juga bagian tubuh lainnya.
4. Rematik bisa dicegah dengan berbagai cara, seperti pola makan yang baik dan teratur, serta menghindari stres.

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Rematik dan Pengobatannya

Penyakit rematik dapat menyerang laki-laki dan perempuan pada segala usia, tetapi kelompok usila lebih banyak terkena serangan rematik. Penyakit ini ditandai dengan keluhan utama rasa sakit atau pegal linu dan rasa kaku. Bisa pula terjadi bengkak sendi, gangguan gerak, dan lemah otot.

Rematik menahun (kronis) bisa menimbulkan cacar di bagian tubuh yang terkena. Dengan demikian, rematik merupakan kumpulan gejala yang penyebabnya beraneka ragam, tetapi perwujudannya hampir serupa.

Pengobatan rematik pada umumnya hanya mengurangi gejala dan tidak menyembuhkan atua memberantas penyakit sesungguhnya. Kebanyakan penderita berusaha mengobati sendiri dengan minum jamu karena obat modern sering memiliki efek samping pada lambung serta ketergantungan. Biasanya, penyembuhan gejala rematik ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

Pada kelompok usila, gejala rematik dapat dikurangi dengan melakukan olahraga teratur dan sesuai. Selain itu, ada beberapa ramuan tradisional yang dapat mengurangi atau mengobati gejala rematik.

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Rematik Asam Urat

Tidak semua penderita rematik memiliki kadar asam urat tinggi di dalam darahnya. Selain itu, banyak orang dengan kadar asam urat tinggi justru tidak menderita rematik.

Jadi, pasien dengan asam urat tinggi belum tentu menderita rematik. Hanya apabila asam urat terkumpul dan mengendap di dalam persendian dan membentuk kristal monosodium urat akan mengakibatkan terjadinya peradangan pada sendi, sehingga dapat menimbulkan penyakit.

Penyakit rematik menyerang semua orang, baik tua maupun muda, baik pria maupun wanita tergantung pada jenis penyakit rematiknya. Rematik osteroarthritis umumnya menyerang orang-orang yang berusia lanjut.

Faktor yang mempengaruhi rematik

Faktor yang mempengaruhi munculnya rematik tergantung pada jenis rematiknya. Serangan pada jenis rematik yang satu dipengaruhi oleh faktor yang berbeda dengan jenis rematik lainnya.

Rematik tidak hanya menyerang lanjut usia, tetapi menyerang tanpa memandang batas usia. Banyak jenis rematik yang belum diketahui penyebabnya, tetapi ada beberapa faktor risiko yang mempengaruhinya.

Berikut beberapa hal yang mempengaruhi timbulnya serangan rematik :

– Infeksi
– Pekerjaan
– Makanan
– Gangguan imunitas
– Kelenjar/hormon
– Faktor usia
– Faktor lingkungan
– Psikologis
– Faktor genetik

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengertian Rematik

Rematik tidak ubahnya dengan penyakit masuk angin. Perbedaannya adalah rematik menyerang tulang belulang, sedangkan masuk angin menyerang rongga perut atau saluran pencernaan. Pada dasarnya, rematik disebabkan oleh pengembunan pada bagian tulang belulang yang berkepanjangan sehingga tulang mengalami rasa ngilu dan sakit. Pengembunan pada tulang dan usus atau rongga perut terjadi karena adanya perbedaan udara dingin dan udara yang relatif panas. Selama tidak terjadi pemanasan pada organ tubuh, embun dalam tulang tidak mengalami penguapan. rematik bisa mengakibatkan pengeroposan tulang pada usia yang relatif muda, pincang, bungkuk, dan lain sebagainya.

Gambar Kerangka Manusia

Gejala-gejala rematik adalah :

– Sering keringat dingin, sekalipun waktu tidur
– Kaki terasa sakit
– Tulang-tulang dan persendian terasa sakit
– Keluar keringat berbau anyir
– Jika diraba, tulang terasa sakit

Cara pencegahan rematik, yaitu :

– Melakukan olahraga secara benar dan rutin
– Jangan mandi malam
– Jangan menggunakan kipas angin sewaktu tidur
– Jika terpaksa mandi malam, lakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum Anda tidur agar terjadi penguapan
– Makan yang cukup dan teratur supaya badan tidak terlalu panas dan mudah masuk angin
– Hindari keluar keringat tidak pada waktunya (keringatan pada waktu malam)

Pengobatan bagi pasien penderita rematik :

– Olahraga teratur dan bangun pagi
– Oleskan minyak goreng pada badan
– Makan teratur dan minum air putih
– Terapi pada kaki (lutut sampai telapak kaki), kurang lebih 10 menit pada kaki kanan dan kiri, terutama pada celah tulang betis dan tulang kering
– Perlu berdiri dengan lutut keduanya dilipat supaya ada pembakaran dan penguapan tubuh.

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Alami Mengobati Rematik

Rematik adalah penyakit yang menyerang persendian. Selain menyerang persendian, penyakit rematik juga menyerang otot dan urat. Pengobatan pada penderita rematik secara umum ditujukan untuk menghilangkan / mengurangi rasa nyeri, menghilangkan gejala inflamasi (peradangan), dan mencegah terjadinya deformitas (perubahan bentuk) dan memelihara fungsi persendian agar tetap dalam keadaan baik.

Berikut ini adalah cara-cara herbal untuk mengobati rematik, yaitu:

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

– Daun encok secukupnya
– 1 sendok kapur

Cara Pemakaian :

– Tumbuk daun encok dengan kapur hingga halus
– Kemudian letakkan diatas bagian yang sakit, tebalnya 5 mm
– Ramuan tersebut diganti selama 1 hari 1 malam

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

– 5 lembar daun sendok segar
– 1 sendok makan kapur

Cara Pemakaian :

– Daun sendok segar ditambahkan dengan 1 sendok makan kapur
– Lalu balurkan ke bagian tubuh yang sakit

3. Cara Ketiga

Bahan-Bahan :

– Akar daun sendok secukupnya
– Minyak kelapa secukupnya

Cara Pemakaian :

– Akar daun sendok dimasak dengan minyak kelapa
– Kemudian hasilnya dibalurkan pada bagian tubuh yang sakit

4. Cara Keempat

Bahan-Bahan :

– 5 helai daun kumis kucing
– 5 tanaman meniran
– 3 gelas air

Cara Pemakaian :

– Rebus semua bahan dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 1/2 gelas
– Setelah dingin, air nya diminum 3 kali sehari, masing-masing  1/2 gelas

5. Cara Kelima

Bahan-Bahan :

– 20 gram rimpang kunyit segar
– 1 sendok makan madu

Cara Pemakaian :

– Rimpang kunyit dibuang kulitnya, kemudian diparut
– Selanjutnya ditambah 2 sendok air panas sambil diaduk, diperas dan disaring
– Lalu tambahkan 1 sendok makan madu, kemudian diminum sekaligus

6. Cara Keenam

Bahan-Bahan :

– 2 gram bubuk kayu manis
–  1/2 gelas air panas

Cara Pemakaian :

– Bubuk kayu manis diseduh dengan  1/2 gelas air panas
– Diamkan sampai dingin
– Setelah itu, air seduhan tersebut diminum sekaligus
– Lakukan setiap hari sampai sembuh

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Rematik

Gejala rematik bermacam-macam, tergantung pada jenisnya. Namun, secara umum rematik ditandai dengan rasa nyeri dan kaku pada persendian, otot dan tulang. Selain itu, rematik juga disertai dengan gejala lain, seperti rasa lelah dan lemah, demam, sulit tidur, depresi, berat badan menurun, serta gerak tubuh terhambat/lamban, dan tidak gesit.

Berikut gejala yang sering terjadi pada penyakit rematik :

1. Nyeri pada Anggota Gerak

Rasa nyeri pada anggota gerak merupakan keluhan utama para penderita rematik. Biasanya, rasa nyeri timbul ketika melakukan geraka tertentu atau setelah melakukan aktivitas. Nyeri juga dapat timbul ketika istirahat yang tidak ada hubungan dengan masa gerakan sebelumnya, atau pada pagi hari ketika bangun tidur. Rasa nyeri tersebut tidak hanya dipersendian, tetapi juga menyebar hingga ke semua ke seluruh tubuh. Nyeri yang menjalar secara tajam ke seluruh tubuh menandakan nyeri saraf.

2. Kelemahan Otot

Pada umumnya, gejala yang mengiringi nyeri adalah otot-otot terasa capek dan lemah. Dalam waktu yang lama kelemahan otot tersebut dapat menimbulkan atrofi (pengecilan) otot yang bersangkutan. Dalam hal ini disebabkan oleh proses rematismus yang berjalan cukup lama. Jaringan yang terkena proses patologik, yaitu saraf pergerakan (saraf motorik) atau otot.

3. Peradangan dan Bengkak pada Sendi

Jika sendi mengalami peradangan maka sendi akan membengkak, warna kulit terlihat memerah, nyeri dan terasa panas setempat dan sakit jika diraba. Terkadang, pada kulit akan timbul bercak-bercak dan jika ditekan agak nyeri

4. Kekakuan Sendi

Persendian yang terkena rematik menjadi kaku dan susah digerakkan. Namun, kekakuan juga dapat disebabkan oleh otot yang tegang secara berkesinambungan.

5. Kejang atau Kontraksi Otot

Saat kejang, otot-otot menggumpal dan terasa sebagai benjolan yang keras. Dengan mengurut dan menggerakkan anggota tubuh, dapat membantu meredakan kontraksi otot yang tegang dan keras.

6. Gangguan Fungsi

Lambat laun, rasa nyeri, kekakuan, dan kelemahan otot akan berpengaruh dalam melakukan aktivitas keseharian. Gangguan fungsi tersebut dapat mematahkan semangat kebanyakan penderita rematik. Gangguan fungsi tersebut sering menjadi keluhan utama penderita rematik, seperti tidak dapat berjalan karena lutut atau tumit sakit, atau tidak bisa berbalik karena pinggang terasa sakit.

7. Sendi Berbunyi (Krepitasi)

Sebagian orang usia muda dapat menghasilkan bunyi-bunyian jika menekukkan persendian pada jari-jari tangan, kaki, atau yang lainnya. Meskipun demikian, bukan berarti mereka itu akan terkena rematik.Pada penyakit rematik, dapat dirasakan adanya bunyi berderak yang dapat diraba dan didengar

8. Sendi Goyah

Sendi yang posisi nya goyah dapat terjadi karena kerusakan rawan sendi atau ligamen yang robek. Selain itu, dapat disebabkan juga karena adanya peradangan atau trauma pada ligamen dan kapsul sendi.

9. Timbulnya Perubahan Bentuk

Rematik yang parah dapat menyebabkan perubahan bentuk organ tubuh atau kecacatan. Kelainan ini hanya terjadi pada jenis rematik tertentu terutama pada rematik sendi (artikuler), seperti rheumatoid arthritis, gout, dan osteoarthritis. Biasanya, perubahan bentuk terjadi pada sendi-sendi jari tangan dan sendi antar ruas jari yang terlihat bengkak dan bentuknya berubah. Osteoarthritis yang menyerang sendi lutut kadang dapat menyebabkan kaki berubah bentuk menjadi O. Sendi-sendi yang terserang rheumatoid arthritis dapat berubah menjadi bengkok. Sendi yang terserang gout menimbulkan tonjolan yang disebut dengan tofus.

10. Timbul Benjolan/Nodul

Umumnya, benjolan timbul pada rematik gout kronis, disebut tofus. Tofus merupakan endapan seperti kapur di bawah kulit atau di dalam sendi yang menandakan adanya pengendapan asam urat. Pada rheumatoid arthritis, juga dapat timbul benjolan yang disebut nodul reumatoid, yaitu massa berbentuk bundar atau oval yang tidak lunak di bawah kulit. Benjolan kecil yang timbul pada sendi antar ruas jari tangan paling ujung disebut nodus herberden atau benjolan heberden

Posted in Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment